Selasa, 01 Oktober 2019 12:19 WIB

Bangun Museum Etnografi Sumatra, Bupati Tubaba dan Tim Kunjungi Tanah Pilih Jambi

Reporter : Ardi
Kategori : Zona

Bupati Tubaba, Umar Ahmad (baju hitam), bersama tim di Museum Siginjei, Kota Jambi (26/9)

Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Umar Ahmad, tiba di Kota Jambi, Rabu tengah malam. (25/09). Kedatangan orang nomor satu di Tubaba ke Tanah Pilih Kota Jambi ini merupakan rangkaian roadshow bersama arsitek Gede Kresna dan sepuluh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten setempat, untuk melihat langsung peninggalan benda bersejarah yang memiliki nilai etnografi di beberapa lokasi di Sumatera.

Sebelum ke Tanah Pilih Pusako Betuah, Kota Jambi, rombongan lebih dulu menyusuri benda bersejarah bernilai etnografi di Kabupaten Ogan Ilir, Kota Pagar Alam dan Desa Pelang Kenidai di Sumatra Selatan, kemudian berlanjut ke Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu serta beberapa Desa di Bukittinggi-Sumatra Barat.



Umar Ahmad menuturkan, kunjungan ini dalam rangka survei pendokumentasian menyusul rencana pendirian museum etnografi di Tubaba. Tahun ini, lanjut Umar,  konsep bangunan beserta keseluruhan isi museum Etnografi rampung, sehingga tahun depannya mulai fokus pada pembangunan fisik museum.

Di Kota Jambi, tim survei mengunjungi pasar Angso Duo, Jembatan Gentala Arasy, Museum Siginjei, dan Kawasan situs Percandian Muarojambi serta perkampungan tradisional Melayu di Desa Muarajambi.

"Kami senang sekali. Di Kota Jambi maupun di Kawasan Percandian Muarojambi, kami dapat melihat langsung peralatan masak, peralatan pertanian, perkebunan, tenun dan produk keseharian masyarakat lokal Jambi tempo dulu yang nantinya menjadi bagian dari koleksi di museum etnografi. Di samping itu, kami juga dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat di Desa Muarajambi," ungkap Bupati Umar.

Kanan-kiri: Bupati Tubaba, Umar Ahmad dan arsitek Gede Kresna di Candi Muarojambi (26/9)

Arsitek Gede Kresna menambahkan, Kota Jambi dan Kabupaten Muarojambi menjadi salah satu lokus survei karena masyarakatnya memiliki akar kebudayaan Melayu tua. Hal tersebut tampak jelas pada kawasan Percandian Muarojambi, tinggalan artefak abad ke-9 sampai 14 M, serta piranti keseharian masyarakat tradisional setempat yang juga memiliki karya seni yang beragam.

Menurut Gede Krisna, museum Etnografi itu nantinya tidak hanya mengoleksi peralatan yang digunakan sehari-hari dalam kehidupan dan budaya masyarakat lokal se-Sumatra, tapi juga didesain sebagai wadah informasi dan pengkajian serta ruang kreatif bagi generasi muda untuk terlibat memelihara dan mempertahankan nilai-nilai yang tersimpan di balik karya budaya orang-orang terdahulu.

“Pemerintah daerah menyadari bahwa Tubaba bukanlah daerah yang memiliki kekayaan alam berlimpah dan juga bukan daerah perlintasan maupun persinggahan di Pulau Sumatra, sehingga diperlukan ide brilian agar daerah ini dapat berkembang dan maju dengan tetap berakar kuat pada kebudayaan. Maka, salah satunya mendirikan museum Etnografi ini, yang diharapkan dapat menarik perhatian dan kunjungan masyarakat ke Kabupaten Tubaba sekaligus menjadi arena pelestarian kebudayaan masyarakat Sumatra,” kilahnya.

Pilihan membangunan Museum, lanjut arsitek asal Bali ini, karena diyakini dapat menjadi simbol sekaligus budaya kerja sumber daya manusia di Tubaba agar terus melakukan inovasi dengan tanpa meninggalkan karya budaya masa lalu.


Tag : #Museum Etnografi #Tulang Bawang Barat #Tubaba



Berita Terbaru

  Kamis, 05 Desember 2019 20:40 WIB

Kadis DLH: Konsultasi Publik SAFEGUARDS BIOCF-ISFL di Provinsi Jambi Bantuan World Bank

Inforial
  Kamis, 05 Desember 2019 20:26 WIB

Sekolah Lapang Agar Petani Mandiri Manfaatkan Lahan Kritis

Berita
  Kamis, 05 Desember 2019 20:21 WIB

Dituding Jual Kerbau Pemda, Kabid Keswan: Tidak Benar

Berita
  Kamis, 05 Desember 2019 20:10 WIB

Median Jalan Simpang RSUD Hamba Hancur Ditabrak Truk Batubara

Berita
  Kamis, 05 Desember 2019 20:02 WIB

Fachrori Dorong Sinergisitas TPID Atasi Inflasi di Jambi

Berita




Berita Bisnis Ragam Zona Inforial Akademia Perspektif Oase Telusur Pustaka Jejak Sosok Ensklopedia Sudut

Profil Sejarah Redaksional Hubungi Kami Pedoman Media Siber Disclaimer

© Copyright 2017. ® www.kajanglako.com All rights reserved.