Rabu, 09 Oktober 2019 14:59 WIB

Herman Efendi Bantah Nyatakan Sikap Dukung CE

Reporter : Riki Saputra
Kategori : Berita Politik

Herman Efendi dan Heri S Mohza (Taboy)/ foto: Riki

Herman Efendi Bantah Nyatakan Sikap Dukung CE

Kajanglako.com, Merangin - Kabar Herman Efendi menyatakan sikap dukung Cek Endra (CE) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi viral di sosial media. Namun hal itu dibantah langsung Herman Efendi, saat dikonfirmasi Kajanglako.com. Ketua DPRD Merangin itu mengatakan tidak ada perkataan yang menyatakan dirinya mendukung CE untuk Pilgub Jambi 2020.



"Tidak ada kata mendukung, tidak ada kata saya mari dukung CE, kalau minta mendoakan itu wajar saja," kata Bang Fendi, sapaan akrabnya, Rabu (9/10).

Herman Efendi mengatakan, dari pernyataannya tadi malam, Selasa (8/10), tidak ada kata-kata yang menentukan dukungannya terhadap salah satu calon pad Pilgub 2020.

"Dari kata sambutannya sudah jelas, andaikan ada pemberitaan yang memberikan dan judulnya Herman Efendi memberikan dukungan tolong dikroscek dari kata sambutan saya, ada atau tidak kata-kata saya yang mengatakan mendukung," tegasnya.

Kalau untuk dukungan Pilgub sudah jelas bahwa dukungan menunggu keputusan DPP, dan sejauh ini DPP belum menentukan arah dukungan ke salah satu kandidat.

"Siapa pun nanti kader partai Golkar yang diberikan dukungan oleh DPP itulah tonggak kami, itulah payung kami nanti. Tadi malam saya hanya mengucapkan doa, wajar saya selaku kader senior mengucapkan doa supaya pak CE diberikan kemudahan untuk ikut penjaringan calon Gubernur, hanya itu saja," kata Fendi.

Hal ini juga ditegaskan Sekretaris DPD Golkar Merangin, Heri S Mohza, yang juga ada dalam acara tersebut. Dia mengatakan bahwa silaturahmi tersebut tidak sampai ke arah dukungan.

"Kita tidak sampai ke tahap dukung mendukung, kami juga tidak berani mendahului ketetapan partai," kata pria yang akrab disapa Taboy ini.

Taboy juga menjelaskan bahwa Partai Golkar mempunyai indikator dalam menentukan arah dukungan di Pilkada yakni dengan hasil survey.

"Jadi kita hanya silaturahmi dengan kader Golkar, kalau ada kader Golkar yang mau maju (Pilgub) bersilaturahmi dengan kader Golkar silakan. Menyangkut siapa nanti,  partai punya tradisi, punya budaya, punya adat, punya aturan yang mengatur tentang itu, selama ini indikator utama adalah hasil survey, siapaun hasil surveinya lebih baik tentu akan dapat porsi yang lebih dari partai. Setelah partai menentukan wajib hukumnya kepengurusan partai dari semua tingkatan mematuhi itu," terang Taboy. (Kjcom)


Tag : #Pilgub #Jambi #Golkar #Merangin



Berita Terbaru

  Senin, 21 Oktober 2019 12:28 WIB

Penerimaan CPNS, Merangin Dapat Jatah 243 Orang

Berita
  Senin, 21 Oktober 2019 11:16 WIB

Ungkapan Duka dari Gubenur Fachrori atas Wafatnya Wartawan Metro Jambi Janinal Abidin/Jay

Berita
  Senin, 21 Oktober 2019 11:10 WIB

Warning ASN, Wabup Mashuri: Hati-Hati Ujaran Kebencian

Berita
  Senin, 21 Oktober 2019 01:33 WIB

Hadiri Pelantikan Presiden dan Wapres di Jakarta, Ini Harapan Fachrori

Berita
  Minggu, 20 Oktober 2019 11:50 WIB

Sekda Buka Pesparani Katolik Provinsi Jambi 2019

Inforial




Berita Bisnis Ragam Zona Inforial Akademia Perspektif Oase Telusur Pustaka Jejak Sosok Ensklopedia Sudut

Profil Sejarah Redaksional Hubungi Kami Pedoman Media Siber Disclaimer

© Copyright 2017. ® www.kajanglako.com All rights reserved.