Rabu, 09 Oktober 2019 15:14 WIB

Gubernur Fachrori Umar Terima Lembar Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesa 2019 untuk Provinsi Jambi

Reporter : Juanda Prayitno
Kategori : Inforial Berita Pemerintahan

Gubernur Fachrori terima lembar penetapan warisan budaya takbenda / foto: istimewa

Gubernur Fachrori Umar Terima Lembar Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesa 2019 untuj Provinsi Jambi

Kajanglako.com, Jakarta - Gubernur Jambi Fachrori Umar,  menerima Lembar Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada Malam Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Takbenda dalam Pekan Kebudayaan Nasional 2019 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang diserahkaniserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo di Istora Senayan Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, Selasa (8/10) malam. 



Sepanjang tahun 2013 hingga 2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan 1.086 karya budaya pada tahun 2019, menetapkan 267 warisan budaya takbenda Indonesia dimana Provinsi Jambi ikut memberi sumbangsih pemajuan kebudayaan Indonesia ditampilkan pada malam apresiasi tersebut yaitu Zikir Berdah, Dideng, Nek Pung.

Warisan Budaya Takbenda dari Provinsi Jambi yang ditetapkan adalah:
1.    Dideng merupakan sastra lisan menceritakan kesedihan Putri Dayang Ayu dari Desa Rantau Pandan Kabupaten Bungo
2.    Nek Pung merupakan tari tradisi diriingi nyanyian mengandung nilai dan makna ajaran kehidupan melihat persoalan tanpa berlarut-larut dari Desa Sungai Keruh Kabupaten Tebo.
3.    Zikir Berdah Muaro Jambi dari Desa Muaro Jambi Kabupaten  Muaro Jambi.
4.    Betauh Perentak (adat istiadat/ritus dan perayaan masyarakat) dari Desa Perentak Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin.
5.   Sungku (kemahiran /kerajinan tradisional) dari Desa Perentak Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin.
6.    Ayam Biring merupakan tari tradisi dari desa Mandiangin Kabupaten Sarolangun.
7.    Tapa Malenggang merupakan sastra lisan dari Kabupaten Batang Hari.
8.    Tkud merupakan kearifan lokal masyarakat terhadap alam semesta dari Desa Danau Lamo Kabupaten Muaro Jambi.
9.    Malam Tari Inai merupakan upacara adat dari masyarakat Melayu Pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
10. Lubuk Larangan telah menjadi kearifan lokal masyarakat terhadap alam dari Desa Lubuk Beringin Kabupaten Bungo.

Rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional 2019 yang diselenggarakan di Jakarta tersebut berlangsung hingga tanggal 13 Oktober 2019.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Muhajir Effendy menyampaikan keberadaan budaya telah menjadi perhatian seluruh dunia dan terus didorong untuk melestarikan dan memajukan warisan Budaya Takbenda tersebut. "Apa yang telah kita lakukan merupakan komitmen dan terus-menerus  dengan UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan menjadi landasan kuat membawa kemajuan sektor kebudayaan," ujar Muhajir Effendy.

Budaya menurut Muhajir Effendy, lahir dari alam fikiran yang bisa tertuang dalam bentuk fisik atau benda sebagai refleksi fikiran. "Fisik bisa berubah, alam fikiran terus kita pelihara dalam kebudayaan kita harus memiliki kepribadian, akar kebudayaan pertahankan terus jangan sampai hilang dari alam kesadaran kita," terang Muhajir Effendy.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo mengatakan pada intinya menghargai seluruh upaya pemerintah daerah dan seluruh pelaku yang terlibat dalam penetapan budaya takbenda, terutama pelaku pelestari budaya, serta berharap agar upaya pelestarian budaya terus ditingkatkan.

Gubernur Jambi, H Fachrori Umar mengaku sangat bangga atas penghargaan yang diterima oleh Provinsi Jambi ini dan menyatakan bahwa penghargaan ini juga penghargaan untuk masyarakat Provinsi Jambi.

Fachrori mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi memperjuangkan agar warisan budaya Provinsi Jambi itu mendapatkan lembar penetapan dari Pemerintah Pusat serta berharap kedepannya semakin banyak warisan budaya Provinsi Jambi yang mendapat pengakuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selanjutnya, Fachrori mengajak semua pemangku kepentingan, baik pemeritah daerah, dunia usaha, maupun masyarakat, termasuk generasi muda Provinsi Jambi untuk turut serta melestarikan budaya Jambi. (Kjcom)


Tag : #Budaya #Jambi #anugerah kebudayaan 2019 #maestro seni tradisi



Berita Terbaru

  Senin, 21 Oktober 2019 12:28 WIB

Penerimaan CPNS, Merangin Dapat Jatah 243 Orang

Berita
  Senin, 21 Oktober 2019 11:16 WIB

Ungkapan Duka dari Gubenur Fachrori atas Wafatnya Wartawan Metro Jambi Janinal Abidin/Jay

Berita
  Senin, 21 Oktober 2019 11:10 WIB

Warning ASN, Wabup Mashuri: Hati-Hati Ujaran Kebencian

Berita
  Senin, 21 Oktober 2019 01:33 WIB

Hadiri Pelantikan Presiden dan Wapres di Jakarta, Ini Harapan Fachrori

Berita
  Minggu, 20 Oktober 2019 11:50 WIB

Sekda Buka Pesparani Katolik Provinsi Jambi 2019

Inforial




Berita Bisnis Ragam Zona Inforial Akademia Perspektif Oase Telusur Pustaka Jejak Sosok Ensklopedia Sudut

Profil Sejarah Redaksional Hubungi Kami Pedoman Media Siber Disclaimer

© Copyright 2017. ® www.kajanglako.com All rights reserved.