Kamis, 05 Desember 2019 20:21 WIB

Dituding Jual Kerbau Pemda, Kabid Keswan: Tidak Benar

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Daerah

Kabid Keswan, Yannofa / foto: Hur

Kajanglako.com, Batanghari - Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari, Yannofa, dituding telah menjual 8 ekor kerbau pejantan milik Pemerintah Daerah (Pemda).
 
Menurut sumber yang dapat dipercaya,  Yannova telah menjual kerbau tersebut dan belum diketahui kemana pergi uang hasil penjualannya. "Ada delapan ekor kerbau dijual, kerbau jantan. Katanya mau beli kerbau betina sebagai ganti. Tapi nyatanya sampai saat ini tidak ada," ujar sumber yang meminta agar namanya tidak dipublikasi.
 
Menanggapi hal ini, Yannofa pun langsung menampik tudingan itu. Saat dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (5/12), Yannofa  menjelaskan bahwa jumlah kerbau milik Pemda tersebut saat ini berjumlah 27 ekor. "Tahun ini jumlahnya bertambah satu menjadi 27 ekor, kemarin ada yang melahirkan satu," katanya.
 
Ditanyakan apakah benar ia menjual delapan ekor kerbau pejantan milik Pemda, Yannofa pun tetap menampik hal tersebut. "Hanya isu, itu tidak benar," ujarnya.
 
Yannofa menjelaskan, pada tahun 2018 lalu jumlah kerbau sebanyak 26 ekor. Diakuinya hingga saat ini jumlah kerbau masih valid, tidak ada berkurang sama sekali. "Malah bertambah satu, jadi semua menjadi 27 ekor, bisa langsung dicek ke lokasi," tukasnya.
 
Kabid Peternakan dan Keswan ini menjelaskan, kerbau tersebut dianggarkan pada tahun 2007 lalu. Dimana 12 ekor kerbau betina dan 14 ekor lagi pejantan. 14 ekor kerbau berada di BPT, sementara 13 ekor lainnya berada di Desa Sungai Baung.
 
"Di BPT, ada dua ekor pejantan dan 12 lainnya kerbau betina. Di sana yang mengelola pihak kami, dibantu 7 orang tenaga honorer. Sementara, Sungai baung 13 ekor. Yang di Sungai Baung itu dikelola kelompok petani ternak," bebernya.
 
Untuk pakan ternak 27 ekor kerbau tersebut ternyata dianggarkan melalui APBD dengan kucuran dana sebesar Rp 45 juta per tahun.
 
"Untuk pakan ternak dikelola pihak ketiga melalui CV Sumatera. Akan tetapi jumlah itu bukan hanya untuk pakan saja. Melainkan campur dengan peralatan lain seperti cangkul, arit, angkong, dan lainnya," jelas Yannofa.
 
Lebih jauh dijelaskannya, Dinas Perkebunan dan Peternakan telah mengajukan 14 ekor kerbau betina pada tahun 2020 mendatang. Akan tetapi hanya disetujui 5 ekor kerbau.
 
"Hanya disetujui lima ekor kerbau. Ternak tersebut untuk pembibitan yang dipelihara di BPT talang bukit," tutupnya. (Kjcom)


Tag : #Batanghari



Berita Terbaru

  Jumat, 07 Agustus 2020 11:37 WIB

Al Haris Resmikan Wisata Edukasi Benuang

Berita
  Jumat, 07 Agustus 2020 00:39 WIB

PJ Sekda Lantik 35 Pejabat Fungsional Lingkup Pemprov Jambi

Inforial
  Jumat, 07 Agustus 2020 00:33 WIB

Rapat Evaluasi Penandatanganan Covid-19, PJ Sekda: Tekan Penambahan Kasus

Berita
  Kamis, 06 Agustus 2020 19:20 WIB

Kelurahan Pasar Sarolangun Gelar Pelatihan Relawan Siaga Bencana Tahun 2020

Berita
  Kamis, 06 Agustus 2020 19:15 WIB

30 Paskibraka Batanghari Dipastikan Gagal Tampil

Berita




Berita Bisnis Ragam Zona Inforial Akademia Perspektif Oase Telusur Pustaka Jejak Sosok Ensklopedia Sudut

Profil Sejarah Redaksional Hubungi Kami Pedoman Media Siber Disclaimer

© Copyright 2017. ® www.kajanglako.com All rights reserved.