Kamis, 12 Desember 2019 18:36 WIB

GMPTB Desak Kajati Jambi Periksa Cecep Arken Pejabat Disdik Merangin atas Dugaan KKN

Reporter : Juanda Prayitno
Kategori : Berita Hukrim

Foto: Istimewa

Kajanglako.com, Jambi - Aksi demonstrasi sejumlah mahasiswa Merangin yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemuda Tabir Bersatu (GMPTB) Jambi, melakukan aksi demonstrasi di kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, Kamis (12/12).

Demonstrasi tersebut buntut dari dugaan gratifikasi dana alokasi khusus (DAK) Tahun 2016 di Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin.



Koordinator aksi Muzakir Walid, menyuarakan tuntutannya meminta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, mengusut tuntas dugaan KKN pejabat Disdik Merangin yang dia sebutnya mafia pencuri anggaran pendidikan.

“Kami minta pihak Kejati panggil dan periksa saudara Cecep Arken selaku pejabat publik Diknas Kabupaten Merangin, terkait dugaan gratifikasi dan komitmen fee dana DAK Tahun 2016,” kata Muzakir.

Pendemo juga mengutuk keras  kejahatan mafia anggaran pendidikan di Dinas yang menyedot anggaran besar dari APBD merangin.

"Kami akan kawal hingga tuntas kasus ini,” kata Muzakir.

Muzakir menegaskan, jika Kejati tidak indahkan tuntutan tersebut, pihaknya akan melakukan aksi yang lebih besar. (Kjcom)


Tag : #Merangin #Diknas #KKN



Berita Terbaru

  Jumat, 07 Agustus 2020 11:37 WIB

Al Haris Resmikan Wisata Edukasi Benuang

Berita
  Jumat, 07 Agustus 2020 00:39 WIB

PJ Sekda Lantik 35 Pejabat Fungsional Lingkup Pemprov Jambi

Inforial
  Jumat, 07 Agustus 2020 00:33 WIB

Rapat Evaluasi Penandatanganan Covid-19, PJ Sekda: Tekan Penambahan Kasus

Berita
  Kamis, 06 Agustus 2020 19:20 WIB

Kelurahan Pasar Sarolangun Gelar Pelatihan Relawan Siaga Bencana Tahun 2020

Berita
  Kamis, 06 Agustus 2020 19:15 WIB

30 Paskibraka Batanghari Dipastikan Gagal Tampil

Berita




Berita Bisnis Ragam Zona Inforial Akademia Perspektif Oase Telusur Pustaka Jejak Sosok Ensklopedia Sudut

Profil Sejarah Redaksional Hubungi Kami Pedoman Media Siber Disclaimer

© Copyright 2017. ® www.kajanglako.com All rights reserved.