Selasa, 14 Januari 2020 13:05 WIB

Aktifitas Galian C di Sungai Batang Tebo Kembali Resahkan Warga

Reporter : Sonny Zhuyoen
Kategori : Berita Daerah

Aktifitas Galian C di SUngai Batang Tebo / foto: Sonny

Kajanglako.com, Bungo - Aktifitas yang membuat aliran sungai tercemar dan rusak, kembali terjadi. Kali ini aktifitas tersebut berada di aliran Sungai Batang Tebo yang biasa digunakan keseharian warga untuk mandi, tepatnya di dusun (desa) Teluk Kecimbung, Kecamatan Tanah Tumbuh.

Adalah aktifitas Galian C, yang kembali muncul juga meresahkan warga setempat. Tidak hanya meresahkan, aktifitas yang diduga tidak mengantongi izin resmi ini dilakukan semaunya hingga berakibat merugikan warga. Pantauan di lapangan dan menurut keterangan warga sekitar, nyaris 1/2 badan sungai disekat dengan timbunan sirtu sehingga membuat aliran air mengikis tebing, hingga merusak kebun milik warga.



Abas misalnya, ia merasa sangat dirugikan lantaran ratusan pohon karet dan beberapa pohon buah-buahan duku dengan durian miliknya tumbang. Sementara dirinya menemukan surat berisikan tanda tangan palsu dibuat oleh pihak perusahaan.

“Yang jelas gara-gara Galian C ini banyak yang saya rugi, mulai dari kebun saya seperti karet tumbang lantaran pihak perusahaan membuat jalan di tengah kebun saya, dan tidak ada kordinasi sama sekali,” ujar Abas.

Ditambahkan Abas, dirinya tidak mau Galian C ini semakin meraja rela dan dia berharap Pemerintah segera memberi tindakan tegas kepada pelaku ataupun penanggungjawab aktifitas Galian C yang merugikan masyarakat Dusun Teluk Kecimbung tersebut.

“Ke pemerintah, dari ini kami sampaikan tolong dengarkan atas keluh kesah masyarakat yang telah banyak rugi akibat galian c buka kembali ,” tegasnya.

Keluhan ini bukan pertama kalinya disampaikan warga, sebelumnya beberapa warga mengklaim pemilik lahan yang dilalui oleh armada pengangkut sirtu juga menyampaikan protes hingga memasang portal jalan.

“Kalo untuk warga kito ikhlas, tapi ini perusahaan, jalan ini dibuat awalnyo untuk fasilitas warga sekitar ke kebun bukan untuk perusahaan,” tegas Jahari.

Selain Jahari, Sanah warga lainnya juga menyampaikan keluhan terhadap jalan yang dilintasi oleh armada angkutan sirtu. Pasalnya jalan tersebut dibuat tanpa seizinnya selaku pemilik tanah.

“Sayo baru-baru inilah tau kalo tanah sayo diserobot pihak perusahaan untuk jalan, kabarnyo itu perusahaan T*, tempatnyo di rimbo bujang,” ujar Sanah. (Kjcom)


Tag : #Bungo #Tambang #Galian C



Berita Terbaru

  Jumat, 07 Agustus 2020 11:37 WIB

Al Haris Resmikan Wisata Edukasi Benuang

Berita
  Jumat, 07 Agustus 2020 00:39 WIB

PJ Sekda Lantik 35 Pejabat Fungsional Lingkup Pemprov Jambi

Inforial
  Jumat, 07 Agustus 2020 00:33 WIB

Rapat Evaluasi Penandatanganan Covid-19, PJ Sekda: Tekan Penambahan Kasus

Berita
  Kamis, 06 Agustus 2020 19:20 WIB

Kelurahan Pasar Sarolangun Gelar Pelatihan Relawan Siaga Bencana Tahun 2020

Berita
  Kamis, 06 Agustus 2020 19:15 WIB

30 Paskibraka Batanghari Dipastikan Gagal Tampil

Berita




Berita Bisnis Ragam Zona Inforial Akademia Perspektif Oase Telusur Pustaka Jejak Sosok Ensklopedia Sudut

Profil Sejarah Redaksional Hubungi Kami Pedoman Media Siber Disclaimer

© Copyright 2017. ® www.kajanglako.com All rights reserved.