Kamis, 15 Juli 2021 00:07 WIB

Minta Pendampingan DP3A, Padhilah Korban Penganiayaan Istri Sekdin Damkar Harap Keadilan

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah Berita Pemerintahan

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Kasus dugaan penganiayaan yang dialami Padhilah, salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sarolangun, yang terjadi kemarin Senin (12/07) usai apel pagi di Kabupaten Sarolangun, terus bergulir.

Sebelumnya, pihak keluarga korban memutuskan melapor ke Mapolres Sarolangun untuk penyelesaian dugaan kasus penganiayaan tersebut. 



Guna meminta perlindungan dan pendampingan selama proses hukum berjalan, kini pihak keluarga korban mendatangi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sarolangun untuk membuat laporan.

"Kita Minta pendampingan dan pengawalan kasus penganiayaan yang dialami istri saya," ujar  Rustam Aji, Suami korban, Rabu (14/07).

Menurutnya, proses mencari keadilan atas penganiayaan yang dialami Padhilah istrinya akan terus berlanjut.

Plt Kadis DP3A Sarolangun, Endang Abdul Naser melalui Sekdin DP3A Febriyanti menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. 

Febriyanti menambahkan bahwa DP3A akan melihat pihak mana yang benar dan mana salah dalam perkara tersebut, namun tetap akan melaksanakan tupoksinya untuk melindungi perempuan dan anak.

"Ini kan korbannya perempuan, pelakunya juga perempuan. Jadi kami memang di sini istilahnya perlindungan perempuan dan anak, tapi kami tetap akan menegakkan kebenaran yang benar tetap akan kita bela," katanya. 

Lebih lanjut dikatakanya, untuk saat ini korban Padhilah telah melapor ke Dinas P3A Sarolangun dan secara tupoksi tetap akan ditindaklanjuti.

"Sesuai dengan SOP kami akan menjalankan sebagaimana dan tetap akan mendamping si korban untuk nanti ada proses hukumnya tetap kami dampingi," terangnya. 

Sementara itu, mengenai bidang perlindungan perempuan diakui dia, tindakan korban mengadu ke pihaknya sudah tepat sesuai peruntukannya.

"Untuk proses hukum nanti tetap akan didampingi. Ini kan sudah melapor dan nanti tentu ada pemanggilan lagi untuk pelakunya pasti dipanggil," pungkas Febriyanti. (Kjcom)




Berita Terbaru

  Jumat, 30 Juli 2021 16:49 WIB

Menjaga Asa Habitat Harimau Sumatra di Selatan Taman Nasional Bukit Tigapuluh di Tengah Pandemi Covid 19

Perspektif
  Jumat, 30 Juli 2021 16:41 WIB

Mak Oyot dan Komunitas Daksinapati UI

Akademia
  Kamis, 29 Juli 2021 20:29 WIB

Panggilan Pertama Kejari, Mantan Kades Lidung Mangkir

Berita
  Kamis, 29 Juli 2021 12:11 WIB

H Mashuri: Merangin Raih Penghargaan KLA 2021

Berita
  Rabu, 28 Juli 2021 17:56 WIB

Terjaring Razia dan Didenda Rp 1.000.000, Parmin: Itu Terlalu Kejam dan Keras

Berita




Berita Bisnis Ragam Zona Inforial Akademia Perspektif Oase Telusur Pustaka Jejak Sosok Ensklopedia Sudut

Profil Sejarah Redaksional Hubungi Kami Pedoman Media Siber Disclaimer

© Copyright 2017. ® www.kajanglako.com All rights reserved.