Sabtu, 21 Agustus 2021 18:44 WIB

Mahasiswa KKN Ini, Olah Batang Pisang Jadi Cemilan

Reporter : Redaksi
Kategori : Ragam

Kajanglako.com, Muaro Jambi – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Praktek Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama Posko V di Desa Bakung Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, berhasil mengolah batang pisang menjadi cemilan yang unik.

Mahasiswa KKN bersama Posko V yang terdiri dari beberapa Perguruan Tinggi diantaranya, Dina Reski Putri, Ram Susanto (Universitas Riau), M Azriel Bintang Saputra (Universitas Lampung), Mejita Sari (Universitas Teuku Umar), Winda Anis Mahdian, Taufik Hidayat, Safitri  (Universitas Jambi), Annisa Soraya K (Institute Teknologi Sumatra), Nisaton Maulina (Institute Seni Budaya Indonesia Aceh), KhairulIrwansyah (Universitas Samudra), Diah Sri Wahyuni (Universitas Negeri Jakarta), M. Khanafi (Institut Teknologi Sumatra), dan Abdul Rasip (universitas Maritime Raja Ali Haji).



Diceritakan Taufik, salah satu mahasiswa tersebut, kreatifitas kuliner itu bermula dari potensi yang dimiliki Desa Bakung yaitu kaya akan pohon Pisang. Hal itulah yang membuat para mahasiswa ini berfikit untuk memanfaatkan pohon Pisang untuk dijadikan sesuatu yang bermanfaat, yakni olahan makanan.

Ia menuturkan, selain pembuatannya yang relative mudah, ramah lingkungan, hasil olahan juga enak dimakan.

“Iya, kami melihat potensi yang ada di desa tempat kami KKN, banyak sekali pohon Pisang disini. Hampir seluruh rumah warga memiliki pohon Pisang. Kemudian kami bersama mencoba mengolah Pohon Pisang menjadi cemilian,” kata Taufik.

Dirinya juga menjelaskan cara pembuatan cemilan dari Pohon Pisang tersebut. Batang Pohon Pisang awalnya dicuci bersih dan kemudian direndam dengan air garam. Selanjutnya batang pohon Pisang dipotong dengn ukuran kecil lalu ditambahkan dengan tepung terigu, bawang putih dan penyedap. Terkahir digoreng hingga kriuk. Cemilan ini diberi nama BAKUNG yang berarti Batang Pisang Kriuk Tepung.

“Pembuatannya mudah. Batang pisang dicuci bersih dan direndam air garam. Kemudian dipotong, dicampur tepung dan penyedap, lalu di goring. Kami namakan Bakung, Batang Pisang Kriuk Tepung,” katanya, Sabtu, (21/08).

Ia melanjutkan, telah beberapa kali melakukan pelatihan pengolahan pohon pisang menjadi cemilan tersebut. Pelatihan diikuti warga desa Bakung dengan mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19.

Ia berharap dengan adanya pengolahan ini dapat membantu UMKM masayarakat setempat. Selain itu juga mengurangi limbah batang pisang yang tidak termanfaatkan.

Fahmi, Kepala Desa (Kades) Desa Bakung mengapresiasi katya para mahasiswa KKN tersebut. Ian mengatakan sebelumnya warga desa belum mengetahui cara memanfaatkan Batang Pisang tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh Mahasiswa KKN atas ilmu yang telah diberikan kepada warga Desa Bakung.

“Sebelumnya batang Pisang ini tidak pernah kami manfaatkan untuk olahan makanan, dengan adanya pelatihan yang diadakan oleh mahasiswa KKN, batang pisang yang terbuang begitu saja dapat di manfaatkan,” kata Fahmi. (Kjcom)

 


Tag : #jambi #pisang #batang pisang



Berita Terbaru

  Kamis, 23 September 2021 19:00 WIB

Masuki Musin Hujan, Pemkab Sarolangun Siaga Bencana Hidrometrologi

Berita
  Vaksinasi Covid-19
Kamis, 23 September 2021 18:49 WIB

Upaya Kegiatan Belajar Tatap Muka, Disdik Sarolangun Ingin Tuntaskan Vaksin Bagi Siswa

Berita
  Kamis, 23 September 2021 17:39 WIB

Pemkab Merangin Raih Anugerah APE 2020 dari Kementerian PPPA RI

Inforial
  Rabu, 22 September 2021 18:51 WIB

Pj Sekda Tanam Replanting Sawit Kemitraan

Inforial
  Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin

Berita




Berita Bisnis Ragam Zona Inforial Akademia Perspektif Oase Telusur Pustaka Jejak Sosok Ensklopedia Sudut

Profil Sejarah Redaksional Hubungi Kami Pedoman Media Siber Disclaimer

© Copyright 2017. ® www.kajanglako.com All rights reserved.